AMBON,JemaatSyaloom,- Sebanyak 66 orang resmi diteguhkan menjadi anggota sidi Gereja Protestan Maluku (GPM) pada Jemaat Syaloom Klasis Kota Ambon dalam kebaktian Minggu, (24/3).

Peneguhan sidi ini berlangsung serentak bersama 770 Jemaat lain di 34 Klasis yang tersebar di Provinsi Maluku dan Maluku Utara sebanyak 13.413 orang.
Kebaktian peneguhan yang dipimpim Pendeta Nn. M.D Huliselan itu berlangsung penuh khidmat dan lancar. Ke-66 anggota sidi GPM di Jemaat Syaloom tak terkendala mengakui iman percaya dan bersedia mengikut Salib bersama Kristus Tuhan.
Para orang tua kandung, wali maupun orang tua baptis hingga keluarga yang turut mengantar anggota sidi Gereja mengakui imannya sekali seumur hidup di depan Jemaat dan Tuhan, ikut larut dalam suasana sukacita itu.
Pendeta Huliselan mengingatkan kepada 66 anggota sidi GPM bahwa pengakuan menjadi pengikut Kristus bukan sesuatu yang mudah. Banyak tantangan dan cobaan akan dihadapi Dan harus menjadikanNya prioritas, bukan yang lain. Sebab kesetiaan dan tahan uji akan jadi kuncinya.

“Peneguhan sidi ini awal perjalanan kehidupan iman, jalan via Dolorosa. Sebab janji pengakuan sepenuh hati, dilihat Tuhan dan disaksikan Jemaat, bukan asal. Sebuah janji yang diikrarkan untuk melibatkan diri dalam pelayanan dan persekutuan ber-Gereja. Kita dituntut untuk jadi pengikut Kristus yang setia dan rendah hati,” ingatnya.
Diketahui, ke-66 anggota sidi Jemaat GPM Syaloom yang baru diteguhkan yakni Stephanie Latuheru, Millenthya Everly Latuheru, Clarita Latupeirissa, Putri Diana Roose Tjoa, Bethania Eden Kouweey, Virensya Hendriyete Hehareuw, Christina Martha Maitimu, Agnes Deibi Tutupary, Ona Trully Bernardus.
Yessica Yuna Melda Kayadoe, Janet Claudia Muskita, Elizabeth Larbona, Nadia Agnes Loupatty, Marsye Waelauru, Sayen Fenska Muskita, Elisye Milan Destiny Sakalessy, Fekhry Afriel Cherry Tahalea, Stefany Gabriela Ririhena, Tirza Junita Pormes, Juliana Lamere, Telly Marlina Maitimu, Rilena Xhilia Hoke, Tira Maitimu, Shenny Febilia Hehareuw.

Lita Teresia Br Girsang, Nefretiti Malukeka, Aprilia Fregina Tildjuir, Naysilia Joan Rotty, Mizzell J.E. Lawalata, Joshua J.J Sahertian, Niels Latuheru, Yosua Latuheru, Jovan Saiya, Auckland Pieris, Prawira B.T Mailoa, Brandon R.B Lahallo, Juan Markus Perloy, Gabriel Johansen Sahulata, Marvin Michael Pormes.
Geovany Joel Hehareuw, Mytchelle A.Z Tehupeiory, Tristan Raider Bawuno, Julian Andy Manuputty, Justin Jovi Marlissa, Koresh Maharles Pesiwarissa, Alfredo Aldi Kipuw, Williams Daance Putiray, Rizky Armando Duparlira, Marsello Varrel Siahaya, Kenny Reynold Fransiscus, Marciano L.A Wenno.

Ian Imanuel Persulessy, Gunawan Imanuel Kalitouw, Yulyam Timisela, Michael George Tupan, Rheyno Andreas Parera, John M.N Lahallo, Kemen Paskah Manuputty, Maishel Harmusial, Ariel M.S Huwae, Rivano Imanuel Huwae, Frion Alfando Nunumete, Yoschri Maitimu, Freelno Giovani Pesulima dan Boyke Christofel Hukom. (Tim MM)
