Bagiakan Postingan :

Oleh : N. J. D. Makatita

Jemaat GPM (Gereja Protestan Maluku) Syaloom merupakan salah satu Jemaat yang teletak pada Kecamatan Sirimau, Klasis Kota Ambon Provinsi Maluku. Pemanfaatan teknologi informasi dilakukan oleh Jemaat GPM Syaloom untuk mendukung segala pelayanan dalam Jemaat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa laju teknologi saat ini berdampak pada pelayanan Gereja dimana saja sampai pada tata kebaktian (liturgi) minggu pada Gereja Jemaat GPM Syaloom. Liturgi adalah istilah yang berasal dari bahasa Yunani, leitourgia, yang berarti kerja bersama, dalam prakteknya liturgi merupakan susunan kebaktian yang dilakukan oleh Jemaat yang dipimpin oleh Pendeta untuk melangsungkan suatu kebaktian di GPM. Pentingnya multimedia pada konteks yang lebih luas, kesadaran bermedia juga sudah menjadi konsern sebagian gereja yang mampu dan mau. Ketika semakin hari, pertumbuhan jemaat semakin banyak dan menyebar, maka satu-satunya cara adalah berkomunikasi melalui media.


Dalam praktektnya terdapat tim-tim yang bertugas pada saat kebaktian minggu berlangsung salah satunya adalah tim multimedia. Tim multimedia bertugas menyediakan dan mengoperasikan visualisasi yang dibutuhkan dalam kebaktian atau ibadah. Visualisasi pada kebaktian yang ditampilkan berupa susunan kebaktian atau liturgi, teks lagu, baca-bacaan yang perlu diikuti jemaat dan beberapa item lainnya. Dalam pembuatan visualisasi liturgi kebaktian tim multimedia hanya terbatas pada menampilkan tampilan yang berisi liturgi, video real time dari kondisi Gereja dan bacaan pada saat kebaktian berlangsung. Definisi multimedia sendiri adalah beberapa kombinasi dari teks, gambar, suara, animasi dan video yang dikirim oleh pengguna melalui komputer atau dengan kombinasi alat elektronik lainnya maupun dengan manipulasi digital.

Multimedia dapat di definisikan menjadi 2 kategori, yaitu multimedia content production dan multimedia communication dengan definisi sebagai berikut :

Multimedia Content Production adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa media (teks, audio, graphics, animation, video dan interactivity) yang berbeda untuk menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia (music, video, film, game, intertaintment, dll.) Atau penggunaan sejumlah teknologi yang berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media (teks, audio, graphics, animation, video, dan interactivity) dengan cara yang baru untuk tujuan komunikasi. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :

  •  media teks
  • media audio
  •  media video
  • media animasi
  • media graph / image
  • media interactivity
  • media spesial effect

Multimedia Communication adalah penggunaan media (massa), seperti televisi, radio, media cetak dan internet untuk mempublikasikan / menyiarkan / mengkomunikasikan material advertising, publicity, entertaintment, news, education, dll. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :

  • TV
  • Radio
  • Film
  • Media Cetak
  • Musik
  • Game
  • Entertainment
  • Tutorial
  • ICT (Internet)

Adapun karakteristik multimedia adalah sebagai berikut :
Kombinasi Media : Multimedia melibatkan penggunaan lebih dari satu jenis media. Ini bisa mencakup teks, gambar, audio, video, animasi, dan interaktivitas.

Interaktivitas : Multimedia memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan kontennya. Ini bisa melibatkan tombol interaktif, formulir, atau elemen-elemen lain yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi secara langsung.

Integrasi Suara dan Gambar : Suara dan gambar dapat diintegrasikan bersama untuk menciptakan pengalaman yang lebih kaya. Ini dapat berupa narasi audio yang mendampingi gambar atau suara latar belakang dalam presentasi video.

Kemampuan untuk Merekam dan Memutar Ulang : multimedia seringkali dapat direkam dan diputar ulang. Ini memungkinkan pengguna untuk mengakses konten kapan saja dan di mana saja, serta memberi kemampuan untuk mengulang pemutaran.

Visualisasi Data : Multimedia dapat digunakan untuk menggambarkan data secara visual melalui grafik, diagram, atau animasi. Ini membantu dalam pemahaman dan interpretasi informasi.

Kemampuan untuk Disimpan dan Dikirim : Konten multimedia dapat disimpan dalam berbagai format dan disebarkan melalui berbagai media, termasuk internet, CD/DVD, dan media penyimpanan lainnya.

Penggunaan Efek khusus : Multimedia memungkinkan penggunaan efek khusus, seperti transisi yang mulus antara slide dalam presentasi, efek suara, atau efek visual lainnya yang meningkatkan pengalaman pengguna.

Aksesibilitas dan Portabilitas : Konten multimedia dapat diakses dari berbagai perangkat dan lokasi. Ini memberikan fleksibilitas dan kemudahan aksesibilitas bagi pengguna.

Multikanal : Multimedia dapat disajikan melalui berbagai saluran atau saluran media, seperti internet, televisi, radio, dan media cetak.

Penggunaan Pemrosesan Digital : Produksi dan manipulasi konten multimedia melibatkan penggunaan teknologi pemrosesan digital untuk menghasilkan efek-efek yang kompleks dan berkualitas tinggi.

Referensi :

  • Online, https://id.wikipedia.org/wiki/Multimedia. Diakses pada 21 November 2023.
  • Online, https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.ldsystems.com Diakses pada 21 November 2023.
  • Online, https://www.tbcconsoles.com/broadcast-tv-radio-broadcast-control-room/. Diakses pada 21 November 2023.
  • Priyowidodo G, 2015. “Gereja dan Literasi Media” MITRA INDONESIA Edisi 81 (119) Tahun X (10) Februari 2015
  • Vaughan, T. Multimedia : Making it work 8th ed. USA : McGraw Hill, 2011.
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *