AMBON, Syaloom,- Sebanyak 45 Remaja Jemaat GPM Syaloom Klasis Kota Ambon resmi menerima Sertifikat Wajib Sekolah Minggu (Wasmi) dalam kebaktian Minggu, (03/05/26) setelah menuntaskan wajib belajar Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) selama kurang lebih 12 tahun. Penerimaan sertifikat WASMI itu sekaligus menandai dimulainya tahapan pembinaan lanjutan dari SMTPI menuju Katekisasi sebagai bagian dari proses pendewasaan iman generasi muda gereja. Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Ketua Majelis Jemaat, Pdt. L.F Samual, S.Th kepada empat perwakilan Remaja, didampingi Majelis Sub Seksi Anak Remaja dan Katekisasi serta Ketua Sub Komisi Anak Remaja dan Katekisasi. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembinaan anak dan remaja Gereja yang telah menempuh pendidikan iman melalui Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI).
Dalam kesempatan yang sama, dibacakan pula Akta pembinaan lanjutan dari SMTPI ke Katekisasi, sebagai penegasan berakhirnya satu tahap pembinaan dan dimulainya tahap berikutnya dalam kerangka pelayanan Gereja Protestan Maluku (GPM). Sebagai persekutuan orang percaya, GPM dipanggil untuk melaksanakan amanat pelayanan Gereja, termasuk mempersiapkan generasi muda sebagai sumber daya umat yang akan melanjutkan misi penyelamatan Allah di dunia. Panggilan tersebut diwujudkan melalui pendidikan formal Gereja seperti SMTPI, yang bertanggung jawab membina anak dan remaja agar memiliki ketahanan iman, serta kesiapan dalam aspek ilmiah, sosial, ekonomi, dan sosial politik.
Seluruh proses pembinaan ini dipersembahkan kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja, sebagai ungkapan syukur atas penyertaan-Nya dalam menuntun perjalanan pendidikan iman anak-anak hingga pada tahap ini. Usai pembacaan akta, dilanjutkan dengan penyerahan data kolektif peserta oleh Ketua Komisi Anak dan Remaja, ibu Juliana Pattipeilohy kepada Ketua Majelis Jemaat. Dalam arahannya, Pdt. L.F Samual menyampaikan rasa syukur atas tuntunan Tuhan dalam proses pembinaan 45 anak yang kini telah tuntas mengikuti SMTPI dan menerima sertifikat WASMI.
“Atas nama Majelis Jemaat dan seluruh jemaat, kami mengucapkan selamat kepada anak-anak terkasih. Terima kasih juga kepada orang tua yang telah mengarahkan anak-anak kepada pendewasaan iman, sesuai janji saat baptisan,” ungkapnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengasuh serta Komisi Anak dan Remaja yang telah setia menjalankan tugas pembinaan. Kepada anak-anak yang telah lulus, Samual mengajak untuk melanjutkan ke tahap Katekisasi pada tahun ajaran 2026-2027 dengan kesetiaan yang sama. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa syukur yang dipimpin Pdt. Marthina Sabono sebagai ungkapan syukur dan penyerahan perjalanan iman generasi muda gereja ke dalam tuntunan Tuhan. (Devisi Web)
